Objek Wisata Terbaik di Sumatera Utara, Indonesia

Dilansir dari https://www.andalastourism.com/ Sumatera adalah pulau terbesar keenam di dunia, terbentang lebih dari 1.200 mil di bagian barat Indonesia dan terbelah di tengah oleh garis khatulistiwa. Sumatera Utara menawarkan banyak hal menarik untuk dilakukan dan keindahan alam yang tak tertandingi. Habiskan waktu trekking hutan di hutan hujan untuk melihat orangutan, atau jelajahi gunung berapi aktif, tempat berenang yang berlimpah, dan kelas memasak Indonesia.

Jangan biarkan kedekatan geografis dengan Kuala Lumpur dan Singapura menipu Anda: Sumatera Utara tetap liar dan mengundang para pelancong yang tahu ada lebih banyak hal di Indonesia selain Bali.

1. Danau Toba di Sumatera Utara, Indonesia
Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia, terbentuk ribuan tahun yang lalu selama letusan dahsyat. Meskipun kedalaman ekstrim lebih dari 1.600 kaki di beberapa tempat, danau tetap nyaman untuk berenang; mineral sehat adalah alasan bagus lainnya untuk berenang.

Seolah Danau Toba belum cukup menarik, Pulau Samosir (Pulau Samosir) terbentuk di tengah danau, rumah bagi orang Batak yang ramah. Pulau yang tenang membuat wisatawan berkeliling jauh lebih lama dari yang direncanakan. Penduduk Samosir selalu bersedia untuk berbagi budaya mereka; sesi gitar-dan-bernyanyi dadakan pecah hampir setiap malam.

2. Spot Orangutan di Taman Nasional Gunung Leuser
Bukit Lawang, sebuah desa kecil di barat laut Medan, adalah basis untuk trekking hutan di Taman Nasional Gunung Leuser, terdaftar oleh UNESCO sebagai salah satu kawasan konservasi keanekaragaman hayati yang paling signifikan di dunia. Pengunjung dapat melihat orangutan semi-liar yang telah dilepasliarkan kembali ke alam. Beberapa pelancong yang beruntung berjalan lebih dalam ke hutan mungkin melihat orangutan liar.

Banyak spesies terancam punah lainnya (termasuk harimau dan gajah) berlindung di dalam taman, sebagian besar karena begitu banyak habitat yang telah hilang karena perkebunan kelapa sawit. Ketenangan layak untuk menantang nyamuk ganas—bawalah baju lengan panjang, celana panjang, dan obat nyamuk.

3. Melihat Desa dan Air Terjun Dekat Berastagi
Kota kecil Berastagi, sekitar dua jam dari Medan, memiliki iklim yang relatif sejuk yang menyegarkan, terutama jika Anda telah berkeringat di sekitar Asia Tenggara selama berminggu-minggu. Berastagi mudah untuk berjalan-jalan dalam satu jam dan dikelilingi oleh desa, air terjun, dan atraksi alam lainnya. Ini adalah tempat yang bagus untuk mengunjungi rumah tradisional Karo untuk belajar tentang budaya lokal. Kunjungi Taman Alam Lumbini (Taman Alam Lumbini), sebuah kuil Buddha dan taman hampir 6 kilometer di sebelah timur kota.

4. Kaldera Gunung Sibayak di Sumatera Utara, Indonesia
Salah satu gunung berapi aktif yang paling mudah didaki di Sumatera Utara adalah Gunung Sibayak, yang belum meletus sejak tahun 1881. Pemandangan Dataran Tinggi Karo yang hijau dari atas sangat spektakuler. Pendakian bisa dilakukan dalam lima hingga enam jam, termasuk saat kembali. Pemandian air panas yang mengandung belerang sangat ideal di jalur pulang untuk merendam kaki yang pegal setelah mendaki bukit yang panjang.

Berastagi adalah basis untuk mengatasi gunung. Hanya mereka yang memiliki pengalaman yang cukup yang boleh mencoba tanpa pemandu. Bergabunglah dengan yang lain dan bersiaplah untuk perubahan cuaca yang tiba-tiba dengan mengemas pakaian dan perlengkapan yang sesuai; jalan setapak tidak terpelihara dengan baik, jadi bawalah peta agar tidak tersesat.

 
Quantcast